Slider[Style1]

Puisi

Resep Masakan

Resep Jajanan

Tips dan Trik

Kuliner

Tips Menjawab Pertanyaan Tersulit Dalam Wawancara Kerja

Tips Menjawab Pertanyaan Tersulit Dalam Wawancara Kerja, Pada kesempatan kali ini Info Harian ingin berbagi tentang seputar info wawancara kerja. Dimana wawancara adalah proses krusial kita dapat diterima disuatu peusahaan/ instansi impian kita, kami ingin berbagi kepada sobat tentang Tips Menjawab Pertanyaan Sulit Wawancara.

Tips Menjawab Pertanyaan Tersulit Dalam Wawancara Kerja


Karena itu, tentu sobat tahu harus mempersiapkan diri seprima mungkin, baik fisik dan mental. Ketok kali ini akan memberi sobat Tips Menjawab Pertanyaan Sulit Wawancara Pekerjaan untuk menghadapi delapan belas pertanyaan yang paling umum dan tersulit dalam sebuah wawancara pekerjaan.

Beritahukan kami tentang diri Anda?

Biasanya ini merupakan pertanyaan pembuka, karena itu jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawabnya. Berikan jawaban yang menjawab empat subjek: tahun-tahun terakhir, pendidikan, sejarah kerja, dan pengalaman karir terakhir.

Apa yang Anda ketahui tentang kami?

Ketika pertanyaan ini dikeluarkan, anda diharapkan mampu mendiskusikan produk atau pelayanan, pendapatan, reputasi, pandangan masyarakat, trget, permasalahan, gaya managemen, orang-orang di dalamnya, sejarah, dan filosofi perusahaan. Berikan jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun jangan beraksi seperti Anda tahu segalanya tentang perusahaan tersebut, tunjukan keinginan mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban negatif seperti "Saya tahu perusahaan anda mengalami problema-problema, itu alasan saya disini". Tekankan keunggulan perusahaan dan minat Anda terhadap hal tersebut.

Apa yang dapat Anda berikan pada kami (yang orang lain tidak bisa beri)?

Sebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karir yang Anda telah capai. Sebutkan kemampuan dan hal-hal yang menarik perhatian Anda, gabungkan dengan sejarah Anda mencapai hal-hal itu. Sebutkan kemampuan Anda menentukan prioritas, mengidentifikasi masalah, dan

Apa yang paling menarik menurut Anda dari pekerjaan ini? Dan apa yang paling tidak menarik?

Sebutkan tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang anda hendak ambil dan satu hal kecil sebagai faktor yang kurang menarik.

Mengapa kami harus merekrut Anda?

Pertanyaan ini saam seperti pertanyaan nomor empat, sebutkan saja kemampuan-kemampuan Anda yang mampu mendukung perusahaan tersebut.

Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?

Berikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. Beritahukan pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali. Hindari jawaban yang mempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.

Menurut Anda, apa definisi dari posisi yang Anda inginkan?

Berikan jawaban yang singkat dan berkisar tentang tugas dan kewajiban. Pastikan Anda mengerti posisi tersebut sebelum Anda hendak menjawab.

Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagi kami?

Beri jawaban yang realistik. Beritahukan pewawancara bahwa walaupun Anda akan berusaha mengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama, Anda membutuhkan sekitar enam bulan untuk benar-benar mengerti organisasi perusahaan dan kebutuhannya.

Berapa lama Anda akan bersama kami?

Beritahukan pewawancara bahwa Anda tertarik berkarir bersama perusahaan tersebut namun Anda ingin tetap tertantang untuk mencapai target bersama.

Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat Anda?

Ini pertanyaan jebakan. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati namun percaya diri dengan kemampuan Anda. Cara terbaik menanganinya adalah menjawab bahwa Anda butuh mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih tinggi.

Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda yang sebelumnya?

Anda sebaiknya menjawab pertanyaan ini dengan jujur namun singkat dan jelas termasuk jika hal tersebut karena Anda dipecat. Namun yang perlu diperhatikan, Anda sebaiknya jangan menyebutkan konflik pribadi. Perlu Anda perhitungkan bahwa pewawancara mungkin akan bertanya banyak soal masalah ini, jangan sampai Anda terbawa emosi.

Apa yang Anda rasakan ketika harus meninggalkan pekerjaan Anda?

Beritahu pewawancara bahwa Anda merasa khawatir namun jangan terkesan panik. Katakan bahwa Anda siap menerima segala resiko demi mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk Anda. Jangan menunjukan bahwa Anda lebih mementingkan kestabilan keuangan.

Pada pekerjaan Anda sebelumnya, apa yang berkenan dengan Anda? Dan apa yang tidak berkenan?

Berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan ini dan kemukakan hal-hal positif. Deskripsikan lebih banyak hal yang Anda sukai daripada yang Anda tidak sukai. Jangan menyebutkan masalah pribadi. Jika Anda membuat pekerjaan sebelumnya terkesan buruk, pewawancara akan bertanya-tanya mengapa Anda berada disana. Hal ini jelas mengurangi profesionalisme Anda.

Apa pendapat Anda tentang bos Anda sebelumnya?

Ini juga pertanyaan yang harus Anda jawab dengan hati-hati. Sebisa mungkin jawablah pertanyaan ini dengan positif karena calon bos Anda akan merasa Anda akan membicarakan hal-hal buruk tentang dia seperti apa yang telah Anda lakukan terhadap bos yang terdahulu.

Mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di usia Anda?

Lagi-lagi ini bisa menjadi pertanyaan jebakan. Beritahukan pewawancara bahwa inilah alasan Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Jangan bersikap defensif.

Berapa gaji yang Anda minta?

Ini pertanyaan yang mengiurkan, namun pastikan Anda menyebutkan angka kisaran yang Anda yakin merupakan gaji yang pantas atau bertanya pada pewawancara berapa kisaran pada pekerjaan sejenis. Jika Anda diberi pertanyaan ini dari awal wawancara, sebaiknya Anda mengelaknya dengan mengatakan Anda ingin tahu seberapa banyak tanggung jawab yang akan Anda pegang di perusahaan tersebut. Tekankan bahwa Anda lebih mementingkan pekerjaannya namun jangan menjual standar Anda.

Apa target jangka panjang Anda?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda lagi-lagi diharuskan meneliti perusahaan tersebut dan mengetahui rencana dan/atau target mereka lalu memberikan jawaban yang singkron dengan milik perusahaan.

Seberapa sukses yang Anda rasa telah capai?

Berikan jawaban yang positif dan percaya diri, namun jangan memberikan jawaban yang berlebih. Jangan membuat pewawancara merasa Anda seorang yang suka membesar-besarkan sesuatu.

Demikian sobat informasi dari kami tentang "Tips Memjawab Pertanyaan Wawancara" Semoga bermanfaat untuk sobat dalam menyusun/menghadapi wawancara kerja, untuk memperlengkap referensi sobat bdapat membaca artikel Tips Mempersiapkan Diri Wawancara Kerja, dan Jenis Wawancara Yang Perlu Anda Ketahui

Jenis Wawancara Kerja Yang Perlu Anda Ketahui

Jenis Wawancara Kerja Yang Perlu Anda Ketahui - proses perekrutan dalam wawancara kerja ada berbagai macam caranya salah satunya adalah dalam perusahaan mengeset tatanan wawancara kerja/interview. Berikut merupakan beberapa Jenis Wawancara Kerja yang perlu anda ketahui untuk menambah referensi Dalam Persipan Menghadapi Wawancara

Jenis Wawancara Kerja Yang Perlu Anda Ketahui

Wawancara Terstruktur (structure interview)

Umumnya digunakan pada tahap penyaringan. Pemberi kerja megendalikan wawancara dengan menanyakan serangkaian pertanyaan yang disiapkan dalam perangkat yang diatur. Dengan memakai daftar periksa, pewawancara mengajukan setiap pertanyaan pada anda, dalam periode waktu yang telah diberikan. Semua jawaban dicatat. Meskipun berguna untuk mengumpulkan fakta, wawancara terstruktur umumnya dipandang sebagai cara yang buruk untuk mengukur kualitas pribadi pelamar.

Wawancara terbuka (open-ended interview)

Tidak formal dan tidak terstruktur dengan format yang santai. Pewawancara melemparkan pertanyaan luas yang bersifat terbuka dan mendorong anda untuk berbicara dengan bebas. Jenis wawancara ini baik untuk memperlihatkan kepribadian anda dan untuk menguji penilaian profesional.

Wawancara kelompok (interview)

Bertemu dengan beberapa kandidat secara serentak untuk melihat bagaimana mereka berinteraksi. Jenis wawancara ini berguna untuk keterampilan pribadi.

Wawancara Tekanan (stress interview)

Ini adalah jenis wawancara yang paling menakutkan. Anda diberi pertanyaan tajam yang dirancang untuk membuat anda jengkel atau tidak tenang, atau anda dihadapkan pada kesunyian dalam periode yang panjang, kritikan terhadap penampilan, interupsi yang disengaja dan reaksi semena – mena bahkan bermusuhan dari pewawancara. Teori dibalik pendekatan ini adalah anda akan mengungkapkan sebaik apa diri anda menangani situasi yang menekan. Namun beberapa pakar berpendapat teknik penilaian yang meragukan ini terutama jika tekanan yang diajukan selama wawancara tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang ditanyakan. Jika anda sendiri berada dalam wawancara tekanan, lakukan jeda beberapa detik untuk menghimpun pemikiran, kemudian lanjutkan untuk mencari tahu maksud pewawancara.

Wawancara video, (video interview)

Menjadi populer seiring dengan upaya para pemberi kerja memangkas pengeluaran untuk perjalanan dengan menggunakan sistem konferensi video (videoconferencing),. Yang perlu diperhatikan adalah :
Mintalah pembicaraan awal lewat telepon untuk menetapkan hubungan dengan pewawancara.

Datanglah lebih awal untuk membiasakan diri dengan peralatan dan keadaan
Selama wawancara, berbicalah dengan jelas, tetapi tidak dengan lebih perlahan daripada bicara normal
Duduklah dengan tegak
Tatap ke depan bukan ke bawah
Berusahalah untuk menjaga agar sikap anda tetap bersemangat tanpa terlihat dipaksakan atau dibuat-buat.

Wawancara situasional (situational interview)

Disebut juga wawancara perilaku (behaviour interview). Wawancara situasinoal ini merupakan pertemuan langsung di tempat kerja antara pemberi kerja yang membutuhkan penyelesaian pekerjaan dan pekerja yang harus dipersiapkan sepenuhnya untuk melakukan pekerjaan ini.

Informasi Tambahan

Apa yang dicari pemberi kerja dalam wawancara

Penelitian baru-baru ini memerlihatkan bahwa para karyawan dengan sifat kepribadian tertentu cenderung lebih berhasil dalam pekerjaan. Dampaknya, banyak pemberi kerja sekarang ini mencari kandidat dengan ”kecerdasan emosional” atau EQ (Emotional Quotient) tinggi, yang didefinisikan sebagai kemampuan untuk mengenali emosinya sendiri dan emosi orang lain.

Pertama kali pemberi kerja mencatat dua hal :

  • bukti bahwa kandidat akan sesuai dengan organisasi
  • bukti bahwa orang yang bersangkutan dapat menangani pekerjaan khusus

Kesesuaian yang baik dengan organisasi

Beberapa pewawancara percaya bahwa latar belakang pribadi menunjukan seberapa baik kandidat akan menyesuaikan diri, sehingga mereka menanyakan minat, kegemaran, kesadaran akan peristiwa dunia, dan sebagainya.

Lebih dari kesesuaian anda dengan organisasi, para pewawancara mungkin akan memertimbangkan gaya pribadi.

Kualifikasi untuk Pekerjaan

Tingginya biaya akibat perekrutan karyawan yang tidak sesuai, membuat semakin banyak perusahaan mengadakan pemeriksaan latar belakang, melakukan uji perekrutan. Tes semacam itu memverifikasi keterampilan pekerjaan kandidat dan menentukan apakah para pelamar cocok dengan pekerjaan itu dan apakah mereka akan bernilai karena telah melakukan pengeluaran untuk perekrutan dan pelatihan.

Pengujian Perekrutan

  • Uji integritas
  • Uji kepribadian
  • Uji keterampilan kerja
  • Uji zat terlarang
  • Uji latar belakang

Demikian info tentang "Jenis Jenis Wawancara Pekerjaan" yang kami tulis dalam artikel ini. Baca juga artikel yang sebelumnya mengenai Cara Memahami Proses Interview Dalam Kerja...

Tips Cara Memahami Tujuan Proses Wawancara Kerja

Tips Cara Memahami Tujuan Proses Wawancara Kerja, Sebuah wawancara kerja (employment interview) merupakan pertemuan formal tempat anda atau kandidat pemberi kerja saling mengajukan pertanyaan dan berbagi informasi. Hal ini perlu menjadi Pemahaman bagi anda dalam menyikapi Tujuan Umum Dalam Wawancara Kerja.

Tips Cara Memahami Tujuan Proses Wawancara Kerja


Pertemuan ini memiliki tujuan rangkap :

  • Tujuan utama organisasi adalah mencari orang terbaik yang tersedia untuk pekerjaan itu dengan menentukan apakah anda dan perusahaan merupakan pasangan yang baik
  • Tujuan utama anda adalah menemukan pekerjaan yang paling sesuai dengan tujuan dan kecakapan anda.

Organisasi besar yang merekrut ratusan karyawan baru setiap tahun lazimnya melakukan pendekatan yang lebih sistematis dalam proses perekrutan dan wawancara daripada bisnis lokal kecil yang hanya merekrut beberapa karyawan baru setiap tahun.

Pada umumnya, cara termudah untuk berhubungan dengan perusahaan besar melalui kantor penempatan tenaga kerja di kampus, sedangkan cara paling efisien untuk mendekati perusahaan yang lebih kecil dengan mengontak langsung perusahan itu.

Urutan wawancara yang Lazim

Tidak semua organisasi mewawancarai para kandidat berpotensi dengan cara yang sama. Pelamar sering menghadapi serangkaian wawancara, masing – masing dengan tujuan yang berbeda – beda.

Pertama tahap penyaringan (screening stage) awal, yang umumnya diadakan di kampus untuk perekrutan lulusan baru dan untuk membantu pemberi kerja menyaring para pelamar yang tidak memenuhi syarat. Para kandidat yang paling memenuhi persyaratan organisasi diundang untuk mengunjungi kantor-kantor perusahaan untuk evaluasi selanjutnya.

Wawancara pada tahap penyaringan cukup terstruktur, sehingga para pelamar sering mendapat pertanyaan yang kurang lebih sama. Banyak perusahaan menggunakan lembar evaluasi standar untuk ”membuat peringkat” para pelamar sehingga semua kandidat diukur dengan kriteria yang sama. Dalam beberapa kasus, teknologi mentransformasi wawancara para kandidat melaui telepon, wawancara video atau komputer.

Pendekatan terbaik untuk wawancara pada tahap penyaringan adalah mengikuti arahan pewawancara. Usahakan respon anda singkat dan langsung pada sasaran. Waktunya terbatas, sehingga terlalu bayak bicara dapat menjadi kekeliruan besar. Akan tetapi, untuk membuat pewawancara melihat perbedaan antara anda dengan para kandidat lainnya dan untuk menunjukan kekuatan dan kualifikasi anda, cobalah memberikan penekanan pada ”tema” yang anda gunakan dalam mengembangkan resume.

Membantu organisasi untuk sedikit mempersempit bidang. Lazimnya, jika diundang untuk mengunjungi sebuah wawancara anda akan berbicara dengan beberapa orang, anggota departemen sumber daya manusia , satu atau dua calon kolega dan calon penyelia.
Pendekatan terbaik anda selama wawancara tahap seleksi (selection stage) adalah memperlihatkan minat pada pekerjaan, mengaitkan ketrampilan dan pengalaman anda dengan kebutuhan organisasi, mendengarkan dengan penuh perhatian, mengajukan pertanyaan yang mendalam dan menunjukan antusiasme.

Jika para pewawancara setuju bahwa anda adalah kandidat yang baik, anda akan menerima penawaran kerja, pada saat itu juga ataupun beberapa hari kemudian melalui telepon atau surat.

Dalam kasus lain, anda mungkin akan diundang kembali untuk wawancara terakhir oleh eksekutif peringkat lebih tinggi yang berwenang untuk membuat keputusan perekrutan dan untuk memutuskan kompensasi anda. Tujuan yang mendasari tahap akhir (final stage) ini sering kali adalah menawarkan anda manfaat bergabung dengan organisasi itu.

Demikianlah artikel "Cara Memahami Tujuan Proses Wawancara" semoga dapat merefrensikan kebutuhan sobat. Baca juga artikel yang sebelumnya tentang Tips Mempersiapkan Diri Menghadapi Wawancara Kerja

Tips Cara Mempersiapkan Wawancara Kerja

Tips Cara Mempersiapkan Wawancara Kerja, wawancara kerja merupakan hal yang paling dipersiapkan apabila kita mendaftarkan pekerjaan di Perusahaan yang kita impikan. Pada kali ini kami ingin berbagi dengan sobat tentang Tips Persiapan Wawancara yang efektif. Sehingga sobat bisa melakukan wawancara dengan baik karena sudah melatih diri dam mempersiapkannya...


Tips Cara Mempersiapkan Wawancara Kerja


Berikut Tips Persiapan Menghadapi Wawancara Kerja yang kami ingin sampaikan untuk sobat.

Persiapan

Persiapan akan membantu anda tampil lebih baik dibawah tekanan selain itu semakin siap semakin rendah ketegangan anda terhadap proses wawancara.

Belajar tentang organisasi

Perusahaan saat ini menginginkan kandidat yang serius untuk menunjukan pemahaman tentang operasi perusahaan, pasar serta tantangan strategis dan taktis.

Pikirkan pertanyaan yang diajukan sejak awal

Ini akan membantu menangani setiap pertanyaan dengan lebih percaya diri dan cerdas.

Merencanakan pertanyaan dari pemberi kerja

Para pemberi kerja biasanya menyesuaikan pertanyaan wawancaranya dengan kebutuhan organisasional yang khusus. Anda dapat memerkirakan akan diberi pertanyaan tentang keterampilan, pencapaian dan tujuan.

Merencanakan pertanyaan dari anda sendiri

Wawancara merupakan jalan dua arah, pertanyaan yang anda ajukan sama pentingnya dengan pertanyaan dengan jawaban yang anda berikan. Dengan mengajukan pertanyaan yang mendalam anda dapat memerlihatkan pemahaman dalam organisasi, mengarahkan diskusi pada bidang yang membuat anda dapat menyajikan kualifikasi anda untuk mendapatkan keuntungan terbesar, dan anda dapat memverikasi sendiri apakah peluang ini tepat untuk anda.

Dukung rasa percaya diri

Dengan membangun rasa percaya diri, anda akan membuat kesan yang lebih baik dan membuat seluruh proses tidak terlalu menegangkan.

Perbaiki Gaya wawancara

Kompetensi dan rasa percaya diri merupakan fondasi gaya wawancara anda dan anda dapat meningkatkannya dengan memberi pewawancara kesan tenang, sikap yang baik, dan penilaian yang baik.

Rencanakan untuk tampil baik

Penampilan fisik itu penting karena pakaian dan tampil rapi mengungkapkan sesuatu tentang kepribadian, profesionalisme dan kemampuan kandidat untuk memahami ”aturan” situasi yang tidak dikatakan. Ketika sudah menyangkut pakaian, kebijakan terbaik adalah berpakaian secara konservatif.

Bersiaplah ketika anda tiba

Ketika anda datang ke wawancara bawalah buku catatan kecil, pena, daftar pertanyaan yang ingin anda ajukan, dua salinan resume (disimpan di map), garis besar dari apa yang anda pelajari tentang organisasi. Pastikan kualias anda mulai dari memasuki lokasi. Dengan cara itu anda menjadi siap untuk wawancara.

Wawancara untuk meraih keberhasilan

Jika diwawancara untuk pertama kalinya, tujuan utama anda adalah membedakan diri sendiri dengan banyak kandidat lainnya yang akan disaring. Jika masuk ke wawancara seleksi awal maka perluas pesan promorsional. Jika diminta kembali untuk kunjungan terakhir, peluang anda untuk mendapat penawaran suatu posisi meningkat cukup besar. Terlepas dari dimana anda berada ketika proses wawancara, setiap wawancara akan berlangsung tiga tahap : pemanasan, sesi tanya jawab dan penutup.

Pemanasan

Dari ketiga tahap itu pemanasan merupakan tahap paling penting, meskipun tahap ini hanya diberi sedikit bagian dari waktu yang anda lewatkan selama wawancara. Para psikolog mengatakan bahwa 50 persen keputusan pewawancara diambil dalam 30 hingga 60 detik pertama, 25 persen lainnya diambil dalam 15 menit. Jika anda memulai dengan permulaan yang buruk akan sangat sulit untuk memutar balik wawancara.

Tahap tanya jawab

Pertanyaan dan jawaban akan menghabiskan bagian terbesar dalam wawancara.

Menjawab Pertanyaan

Biarkan pewawancara memimpin percakapan dan jangan pernah menjawab pertanyaan sebelum ia selesai dengan pertanyaannya.

Mendengarkan pewawancara

Memerhatikan ketika pewawancara berbicara sama pentingnya dengan memberikan jawaban yang tepat atau mengajukan pertanyaan yang baik.

Menjawab pertanyaan diskriminatif

Para pemberi kerja secara hukum tidak dapat melakukan diskriminasi seorang pelamar kerja berdasarkan ras, warna kulit, gender dan usia (setidaknya jika usia anda antara 40dan 70 tahun). Jika pewawancara mengajukan pertanyaan mengenai hal ini maka cara anda merespon bergantung pada besarnya keinginan anda dalam mendapatkan pekerjaan itu. Jika memang menjawab pertanyaan yang tidak etis atau melanggar hukum ini, anda menanggung risiko bahwa jawaban itu merusak peluang anda, karena itu berpikirlah dengan seksama sebelum menjawab. Jika percaya bahwa pertanyaan pewawancara tidak masuk akal, tidak berkaitan dengan pekerjaan, atau mengarah pada diskriminasi anda dapat mengajukan keluhan pada kantor bidang ketenagakerjaan.

Penutup

Pada beberapa menit terakhir anda perlu mengevaluasi seberapa baik anda melakukan wawancara, juga perlu memperbaiki seiap kesalahpahaman yang mungkin dialami oleh pewawancara.

Menyimpulkan dengan sopan

Anda biasanya dapat mengetahui kapan pewawancara mencoba menyimpulkan sesi itu. Ia dapat menanyakan apakah anda memiliki pertanyaan lain yang ingin anda ajukan, merangkum diskusi atau menunjukan dengan isyarat gerak bahwa wawancara telah selesai. Pastikan untuk berterima kasih pada pewawancara atas kesempatan yang diberikan dan ungkapkan ketertarikan pada organisasi.

Membahas gaji

Jika anda menerima penawaran selama wawancara, sewajarnya anda berkeinginan untuk mendiskusikan gaji. Akan tetapi biarkan pewawancara mengangkat subjek itu. Jika ditanya masalah permintaan gaji, anda dapat mengatakan bahwa permintaan gaji anda bersifat terbuka dan dapat dinegosiasikan.

Catatan wawancara

Jika pencarian kerja merupakan hal yang lazim, anda akan melakukan banyak wawancara sebelum menerima sebuah tawaran. Untuk alasan ini menyimpan catatan atau map wawancara dapat membantu anda menyegarkan ingatan tentang setiap percakapan.

Tindak lanjut setelah wawancara

Dua bentuk tindak lanjut paling umum adalah pesan ucapan terima kasih dan mengajukan pertanyaan. Pesan ini biasa diajukan dengan surat tetapi e-mail atau telepon juga efektif .

Tips Tambahan  

Surat penerimaan

Jika anda menerima tawaran kerja yang ingin anda terima, jawablah dalam lima hari. Mulailah dengan menerima posisi itu dan nyatakan terima kasih. Pada alinea berikutnya masukan rincian yang perlu. Simpulkan dengan mengatakan anda sangat mengharapkan pelaporan kerja. Seperti biasanya surat positif harus mengungkapkan anda bersemangat dan berkemauan bekerjasama.

Surat melolak tawaran kerja

Mulailah surat dengan hangat, nyatakan alasan penolakan tawaran itu, tolaklah tawaran itu secara tertulis dan akhiri dengan catatan yang menyenangkan, yang menyatakan penyesalan.

Surat pengunduran diri

Jika anda mendapatkan tawaran kerja padahal anda masih bekerja, anda dapat mempertahankan hubungan dengan perusahaan anda sekarang melalui surat pengunduran diri dengan supervisor langsung anda. Buatlah surat itu berkesan positif, tanpa memandang sebenarnya bagaimana perasaan anda. Katakan hal yang menyenangkan mengenai perusahaan itu, orang yang bekerja disitu atau apa yang anda pelajari dari pekerjaannya. Kemudian nyatakan maksud anda meninggalkan perusahaan dan berilah tanggal kerja terakhir anda pada pekerjaan itu. Pastikan anda memberi kepada perusahaan anda sekarang pemberitahuan sedikitnya dua minggu sebelumnya.

Demikian sobat tentang "Tips Persiapan Wawancara Dalam Kerja" semoga bermanfaat dan membatu sobat.  Sukses untuk sobat yang sedang mau menghadapi wawancara.

Baca juga tips artikel yang lain:

1. Tips Membuat Curriculum Vitae Yang Baik
2. Tips Menulis Surat Lamran Lewat Email
3. Tips Menulis Surat Lamaran Kerja Dalam Bahasa Inggris

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja Pada Perusahaan

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja Pada Perusahaan - Pada kesempatan kali ini kami ingin menulis dan membagika Informasi pada sobat tentang Surat Pengunduran Diri Kerja. Hal ini dimtujkan misalkan sudah mundur dari kerja kita tetap dapat berhubungan baik dengan perusahaan tempat yang pernah kita bekerja dulu. Berikut ini adalah beberapa Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang akan kami sampaikan untuk sobat...

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja Pada Perusahaan


Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja
Kepada Yth,
Manajer PT. xxx
Jl. Raya Burangrang No. 5
Bandung 
Dengan Hormat, 
Bersama surat ini saya Doni Febriana mengajukan permohonan mengundurkan diri sebagai karyawan dari PT. xxx sebagai Kepala Web Desain PT. xxx terhitung sejak tanggal 29 Juli 2009 .
Saya ucapkan yang sebesar-besarnya terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan PT. xxx kepada saya untuk bekerja di PT. xxx sebagai Kepala Web Desain PT. xxx selama kurang lebih 1 tahun ini. 
Tak lupa saya mohon maaf kepada jajaran manajemen PT. xxx apabila terdapat hal-hal yang tidak baik yang telah saya lakukan selama bekerja di PT. xxx 
Saya berharap PT. xxx menjadi perusahaan yang terus maju dan sukses menjadi "Nomor 1 di Indonesia". 
Hormat saya
 
Nama Sobat

=============================

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja 2
Kepada Yth,
Manajer PT. xxx
Jl. Kalimantan No 36
Jakarta

Dengan Hormat, 
Bersama surat ini Nama Sobat mengajukan permohonan mengundurkan diri sebagai karyawan dari PT. xxx sebagai Sekretaris PT. xxx terhitung sejak tanggal 14 Agustus 2010.
Saya ucapkan yang sebesar-besarnya terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan PT. xxx kepada saya untuk bekerja di PT. xxx sebagai Sekretaris PT. xxx selama kurang lebih 2 tahun ini. 
Tak lupa saya mohon maaf kepada jajaran manajemen PT. xxx apabila terdapat hal-hal yang tidak baik yang telah saya lakukan selama bekerja di PT. xxx 
Saya berharap PT. xxx menjadi perusahaan yang terus maju dan sukses menjadi “Nomor 1 di Indonesia”.
Hormat saya
 
Nama Sobat

================================

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja Bahasa Inggris
18th Dec 2013 
To
Human Resources Department Staff
CV xxx
Jl. Jend Soedirman 44
Jakarta
Subject: Acceptance of Resignation Letter 
Dear Sir 
This is to inform you, I am going to resign from the post of “Graphic Designer” of CV xxx. I have to take this hardly decision, because of my semester final exam held on 27th dec 2013.after exam I have to complete my practical, assignment etc. so, I have to prepare for that. 
I hope you will respect my position in this matter. My main thoughts now, I have to complete my study. I want to thank you for all that you have done for me in my employment here. It’s been a pleasure working with you and representing the company.

I wish the company continued success and once again, would like to thank you for allowing me to be a part of your team. I have enjoyed my relationship with CV xxx and will always speak very highly of the company and you personally. 
I expect, if I will come back to my position in future in this company, they will accept me as there formal employee. Also if u needs anything which I can do, please let me inform.

Thank you for your help and guidance during my employment and best wishes for the future.


Yours faithfully
 
_______________
(Nama Sobat)
Graphic Designer
CV xxxx

============================

Demikian "Contoh Surat Pengunduran Diri" yang dapat kami sampaikan untuk sobat semua. Jangan lupa baca artikel yang terkait:

1. Tips Menulis Daftar Riwayat Hidup
2. Contoh Menulis Surat Lamaran Kerja Dalam Bahasa Inggris
3. Tips Membuat Cv Yang Memenangkan Hati Pemberi Kerja



Contoh Menulis Surat Lamaran Kerja Dalam Bahasa Inggris

Contoh Menulis Surat Lamaran Kerja Dalam Bahasa Inggris, pada dewasa ini banyak perusahaan yang telah menerapkan pengiriman Aplikasi Surat Lamaran Kerja Dalam Bahasa Inggris. Hal ini terkadang membuat kita untuk terus belajar dalam mengaplikasikan Menulis Surat Lamaran Kerja Dengan Baik, dimana akan memudahkan dalam proses seleksi kerja. Berikut adalah Contoh Surat Lamaran Kerja dalam Bahasa Inggris Yang ingin kami sampaikan untuk pembaca semua.

Contoh Menulis Surat Lamaran Kerja Dalam Bahasa Inggris


Contoh 1
Application Letter: Modified Block Style
14 Overland Street Youngstown, OH 33602-1110 15 October 20__
His Excellency S. K. Ghusayni Embassy of Lebanon 2560 28th Street, NW Washington, DC 20008

Excellency:

I am applying for the position of Assistant Professor of English at the American University of Beirut. Since the position, which was advertised in the Chronicle of Higher Education, requires some teaching at Université Saint Joseph, I am sending a set of my credentials to you and to representatives of the respective institutions. This is a particularly exciting position as I would be able to use my knowledge of Arabic and French, which would enhance the effectiveness of my English language instruction. 
As my enclosed curriculum vitae indicates, I received a Ph.D., magna cum laude, with a major in English and Linguistics, from Yale University in 1994. Prior to that, I obtained a B.A., magna cum laude, in French, and an M.A., summa cum laude, in French Literature from the Massachusetts Institute of Technology. Moreover, during my Fulbright Scholarship for the study of French literature at the Sorbonne, I read extensively the works of writers from Algeria, Tunis, Martinique, and other Francophone countries.

The paramount experience that has influenced my decision to apply for this position, however, was a three-year teaching position at Mohammed V University in Morocco. Not only did I teach English, but I also developed an innovative program in Arabic using computer-assisted pedagogy. It was recognized as a major breakthrough in Arabic language instruction.
During the week of 18 February, I plan to be in Washington, D.C., and would like to arrange an interview with you at your convenience. I will telephone you next week to arrange that meeting. Please feel free to call me at 216/555-8209 or fax me at 216/555-8210.

Thank you for your consideration. I remain
Yours truly,
Zoltan M. Zantovsky
Enclosures: Curriculum Vitae
Book Reviews
Disk Containing Arabic Language Course
Letters of Recommendation

Correspondence for the Application Process and the Job Search 69

===========================

Contoh 2
(Date of letter, e.g.)
Monday 1 January 2009

(Your address and contact details, e.g.)
1 Sample Street
Sydney NSW 2000
(Name and Address of person offering the position, e.g.) 
Mr. Sample Person
Manager
Sample Hire Company
2 Sample Road
Parramatta NSW 2150

Dear Mr. Person,
I am very interested in the position of yardman (or delivery driver, maintenance mechanic or any one of the wide range of jobs available in the hire and rental industry), advertised on the Hire & Rental Industry Association website this week.
I have a range of relevant skills and experience that fit the position you described, including:
Work experience in your industry (provide details) 
Organisational skills, computer skills or other skills that directly relate to the position being advertised. These skills may have been gained from school, from helping out in a family business, from part-time work after school and on the weekends. (Be as specific as possible.)
Personal interests that may add to the total package you offer - clubs you belong to, any role you have fulfilled for the club (e.g. fund raising, organising events etc.) 
Any abilities you have or skills you have acquired that demonstrate willingness to learn and initiative.
I believe these qualities; skills and qualifications make me a solid candidate for the position of (name the position) and appreciate you reviewing my enclosed resume.

I look forward to discussing this matter further with you.
Yours sincerely,

(Your name)

==============================

Contoh 3
Sample Cover Letter
P.O. Box XXXXXX
Georgia Tech Station
Atlanta, GA 30332
July 2, XXXX 
Ms. Jane Jones
Project Engineer
XYZ Corporation
1400 Any Street
Roswell, GA 30076 
Dear Ms. Jones: 
I am highly interested in the co-op position offered by your company for the fall. My interest in mechanical engineering lies in design, and I understand that XYZ Corporation offers excellent opportunities for students to gain such experience. I currently possess a 3.78 grade point average at Georgia Tech and am willing to learn any new skills or software applications that will assist me in doing my job. 
I feel I can make a positive contribution to your company. I have developed leadership skills through high school football and by serving as President of Volunteer F/X, a student organization at Georgia Tech. Being an honorary football captain taught me the importance of working as part of a team and gave me the opportunity to lead others. My role in Volunteer F/X has allowed me to coordinate numerous projects, and working at Wal-Mart this summer has helped me to learn customer service skills. 
My resume and transcript are attached. I appreciate your consideration of my credentials. If I can provide you with additional information, please let me know. You can reach me by email at gtXXXXX@prism.gatech.edu or by phone at (XXX) XXX-XXXX. I look forward to discussing my qualifications with you in person. 
Sincerely,
(Signature here)
John Doe

================================

Demikian "Contoh Surat Lamaran Kerja Bahasa Inggris" yang dapat kami sampaikan. Baca juga artikel yang terkait:

1. Surat Lamaran Kerja Dalam Bahasa Indonesia
2. Tips Membuat Curriculum Vitae Yang Baik
3. Tips Mengirim Surat Lamaran Kerja Lewat Email


Tips dan Trik Membuat Cv Yang Memenangkan Hati Pemberi Kerja

Tips dan Trik Membuat Cv Yang Memenangkan Hati Pemberi Kerja, Dewasa Ini dalam menulis surat lamaran kerja, Lampiran Membuat Curriculum Vitae Yang Baik sangatlah penting untuk Penyedia kerja menilai. Pada kesempatan kali ini kami ingin memberika tips kepada sobat mengenai Tips Membuat Curriculum Vitae Yang Menyenangkan Hati Pemberi Kerja

Tips dan Trik Membuat Cv Yang Memenangkan Hati Pemberi Kerja

Bagi kebanyakan lulusan S1 maupun S2 pekerjaan setelah atau bahkan sesaat sebelum lulus adalah melamar pekerjaan. Nah…saat-saat ini seringkali menjadi saat yang paling mendebarkan, penuh harap-harap cemas. Cemas karena takut sulit medapat pekerjaan maupun cemas karena melihat kawan kita dalam seminggu sudah mengirimkan lamaran ke 36 alamat.

Dalam melamar pekerjaan pasti kita diminta membuat resume atau Curriculum Vitae (CV). Disinilah seringkali timbul dalam benak kita : Gimana sih CV yang bener ? atau Seperti apa yah… CV yang bagus..? Melalui kolom singkat ini saya akan sharing pengalaman bekerja sebagai staff rekrutmen yang sering membaca CV orang lain.

Tujuan membuat Curriculum Vitae / Resume
Paradigma dalam membuat resume bagi kebanyakan fresh graduate adalah untuk mendapat pekerjaan. Paradigma ini tidak salah tetapi kalau kita menggesernya menjadi untuk dipanggil wawancara atau seleksi maka seluruh usaha kita akan fokus pada bagaimana supaya kita out of the crowd diantara berjibunnya pelamar untuk suatu posisi di sebuah perusahaan. Fokus pada untuk dipanggil wawancara atau seleksi akan membawa kita kepada usaha-usaha kreatif dan sistematis agar kita (lebih tepatnya resume kita) dapat membuat prospective employer (calon pemberi kerja) sangat ingin “mengenal kita lebih jauh” yang akan berujung dengan telepon atau surat panggilan untuk wawancara atau ikut seleksi. Jadi sejak awal membuat CV atau Resume buang jauh-jauh pikiran mendapat pekerjaan. Fokuslah pada bagaimana usaha kita untuk membuat employer tertarik akan diri kita. Ingat…bahwa representasi diri kita hanya diwakili oleh 1 atau 2 lembar kertas dan kata-kata sementara tidak jarang satu posisi dilamar oleh lebih dari seribu orang.
CV yang bagus
Seperti apakah CV yang bagus. Format bakunya mungkin tidak ada, tetapi yang jelas CV yang bagus haruslah menarik perhatian, menimbulkan impresi yang bagus, menunjukkan pengalaman dan keterampilan yang relevan. Oleh karenanya Anda harus lakukan segala upaya untuk menimbulkan hal tersebut diatas. 
Sebagai misal pilihlah jenis kertas yang baik dan sesuaikan dengan karakter pekerjaan yang dilamar serta budaya perusahaannya. Contohnya jangan sekali-kali menggunakan kertas wangi berwarna ungu muda untuk posisi-posisi seperti akuntan di sebuah consultant firm yang terkenal budayanya sangat formal. Sebaliknya mungkin Anda bisa kreatif menggunakan kertas jenis tertentu dalam usaha out of the crowd untuk melamar sebuah posisi di Ad agency. 
Jangan lupa luangkan waktu untuk mengecek ejaan. CV yang anda buat harus 100 % bebas kesalahan eja. Ingat CV merepresentasikan diri Anda jangan, sampai timbul impresi yang kurang baik tentang diri anda hanya karena masalah ketelitian atau kerapian. Hal ini sepele seperti ini sangat merugikan.
Menjadi Kreatif
Ingatlah tujuan membuat CV adalah agar kita dipanggil untuk wawancara atau seleksi. Jadi gunakan kreativitas anda untuk out of the crowd. Buatlah diri anda menonjol dan diingat dengan impresi positif oleh bagian HRD-nya. Sebuah kertas yang dilipat dengan cara unik berwarna krem muda dengan kertas yang berkualitas tentunya akan sangat menarik perhatian diantara tumpukan seribu kertas HVS 80 gram putih ukuran A4. 
Berempatilah terhadap petugas seleksi yang harus membaca ribuan surat. Bayangkanlah kejenuhan mereka kalo melihat yang itu-itu saja, membaca yang begitu-begitu saja. Gunakanlah kreativitas Anda untuk memberi impresi positif sekaligus membuat Anda menjadi berbeda diantara ratusan atau ribuan pelamar lainnya dan mendorong HRD atau user untuk segera bertemu dengan Anda.
Sederhana dan Jelas. 
Kebanyakan para staf seleksi maupun user tidak punya banyak waktu untuk membaca CV. Jadi kalau Anda membuatnya secara jelas, ringkas dan sederhana itu akan memudahkan mereka sekaligus menguntungkan Anda karena mereka bisa mendapatkan gambaran diri Anda secara lebih lengkap. Berilah gambaran keterangan singkat mengenai apa yang anda lakukan dan sebagai apa Anda. Berikut ini saya contohkan sebagian CV saya (ini sekadar contoh lho… tidak harus seperti ini) :
EMPLOYMENT
Self Employee. Jan. '08 
Web Development & Interner Marketing Consultant 
Gather information to fulfill client need in web development, web promotion and internet campaign. 
Training Facilitator 
Designing and Facilitating training as Chief Instructor or Co-facilitator in broad range of topics in management area, mostly delivered by experiential learning approach, individually or as an associate in Asia Resourcing, Kodingsoft, and other consulting firm 
Research 
Develop and Conduct HR survey , HR Audit, and Customer Satisfaction Survey in Marketing. Lead Focused Group Discussion as moderator. Has extensive capability in statistics (univariate & multivariate analysis). 
Consulting 
Help Clients in Workload Analysis, Employee Assessment, Executive placement, Job Development, Organizational Development, System Improvement, Competency Development Model and Competency Based Training, Human Resources Management, etc.
Permanent Employee (1999 – 2007)
PT.... 
Dengan format seperti diatas maka saya dapat membuatnya hanya menjadi 1 halaman saja. Beberapa orang dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dan memiliki karir yang bagus bahkan juga memiliki hanya 1 lembar CV saja.
Kontroversi:
Sering muncul ada yang bertanya: Membuat CV harus ringkas atau justru sedetail mungkin? 
Walau banyak yang menyarankan CV harus ringkas, mungkin ada benarnya juga. Seperti dijelaskan di atas staff recruitment perlu tahu siapa kita dalam waktu singkat. Tapi sebaliknya jika CV dari HRD sudah sampai ke User (Bagian /Departement/Manajer tempat kita akan bekerja) yang akan , mereka biasanya membutuhkan info lebih lanjut tentang diri kita, terutama tentang detail pekerjaan yang pernah kita lakukan di setiap perkerjaan / posisi kita di masa lalu. 
Karena sering sekali nama jabatan tertentu akan mempunyai detail pekerjaan yang berbeda, untuk setiap perusahaan yang berbeda, dan user ingin tahu lebih awal tentang untuk Informasi ini, untuk menghemat waktu wawancara. 
Jadinya dengan asumsi bahwa CV akan di baca oleh orang HRD dan kadang-kadang User ikut memutuskan siapa yang harus di pangil dalam interview
Isi sebuah CV
CV sebagai representasi diri dan kemampuan anda setidaknya berisi keterangan tentang :
Key Personal Info (nama, alamat, email) 
Profile (gambaran singkat tentang diri anda yang menggambarkan aspirasi karir Anda dan dapat membuat employer berpikir Anda tepat untuk posisi tersebut) 
Employment (sejarah singkat pekerjaan terdahulu beserta apa yang anda lakukan. Bagi fresh graduate Anda bisa tulis pekerjaan magang atau proyek-proyek yang anda kerjakan semasa kuliah, ada baiknya mencantumkan pencapaian / prestasi terbaik yang di capai di setiap pekerjaan) 
Education and other skills (lulusan apa, pernah training apa saja, keterampilan lain yang dimiliki)
Pengalaman organisasi (organisasi profesi, social kemasyarakatan atau organisasi kampus)
Interests (minat dan hobi) 
Additional information (bisa berupa prestasi, karya tulis, beasiswa yang pernah diterima, dll)
References (referensi dari mantan atasan, dosen, tokoh masyarakat, dll)
Saran umum lainnya
  • Buatlah cv yang berbeda untuk setiap pekerjaan yang dilamar. 
  • Sesuaikanlah kualifikasi yang anda tonjolkan dalam setiap CV dengan persyaratan yang dituntut dalam posisi yang dilamar. 
  • Yakinlah bahwa pembaca CV anda akan mengerti dengan jelas apa-apa yang Anda tulis. 
  • Tekankan pada prestasi Anda dan minimalkan kelemahan ( misal Anda bisa urai lebih dalam sebagai aktivis senat ketimbang IP Anda yang biasa saja).
  • Print dengan kualitas yang bagus dan jangan fotokopian.
  • Jangan Lupa buatlah Cover letter yang menarik juga dan kreatif sebagai pengantar CV kita.
  • Untuk lamaran buat perusahaan-perusahaan besar , pemakaian bahasa Inggris sering menjadi nilai tambah
  • Terakhir, jangan pernah berbohong dengan mencantumkan yang tidak anda lakukan atau bukan Anda dalam CV.
Selamat mengejar interview atau seleksi (bukan mencari pekerjaan)

Sekian info dari kita untuk sobat. Semoga bermanfaat untuk referensi sobat dalam "Cara Membuat Curriculum Vitae Yang Baik" baca juga artikel yang terkait:

1. Tips dan Langkah Menulis Daftar Riwayat Hidup
2. Tips Mengirim Surat Lamaran Kerja Lewat Email
3. Contoh Menulis Lamaran Kerja Dalam Bahasa Indonesia

Tips Membuat, Menulis Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) Yang Baik

Tips Membuat, Menulis Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) Yang Baik, format dari Membuat Curriculum Vitae (CV) dari masing-masing negara sangatlah berbeda. Halini dipengaruhi keadaan sosial dan budaya di negara tersebut. Sebagai contoh, untuk resume standar di Amerika Serikat (USA) tidak perlu mencantumkan hal-hal yang dianggap sangat pribadi seperti foto, status perkawinan, tempat dan tanggal lahir. Sedangkan di Indonesia Sebaliknya. Berikut ini adalah Tips Membuat Daftar Riwayat Hidup

Tips Membuat, Menulis Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) Yang Baik


Tips dan Trick Membuat, Menulis Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae atau Resume)

Beberapa hal yang hendaknya diperhatikan dalam membuat Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup, atau Resume untuk perusahan/instansi/lembaga di Indonesia (baik untuk perusahaan/lembaga lokal, nasional, maupun internasional).

Urutan Penulisan Curriculum Vitae (Resume, Daftar Riwayat Hidup)

  • Identitas (Data Pribadi)
  • Cantumkan identitas anda dengan jelas, seperti : Nama Lengkap, Jenis Kelamin, Tempat dan Tanggal Lahir, Kewarganegaraan, Agama, Status Perkawinan, Tinggi dan Berat Badan, Alamat Lengkap, Telepon & HP, serta e-mail (bila ada).
  • Khusus untuk e-mail, sebaiknya anda memilikinya. Jika tidak memilikinya, anda dapat membuat alamat email di Gmail, Yahoo, atau Hotmail (silakan klik) atau yang lainnya.

Pendidikan

  • Cantumkan pendidikan formal dan pelatihan/kursus yang pernah anda ikuti; lengkap dengan tahun masuk dan tahun lulus, jurusan, jenjang studi, dan nama lembaganya. Urutannya dimulai dari pendidikan formal terlebih dulu, baru kemudian pendidikan non formal (pelatihan, kursus, dsb).

Kemampuan

  • Uraikan secara singkat kemampuan anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Misalkan anda melamar kerja di bidang akuntansi, maka jelaskan secara singkat bahwa anda memahami akuntansi dan administrasi, sistem perpajakan, biasa bekerja menggunakan komputer, dsb-nya. Tentu saja kemampuan-kemampuan yang anda tulis/cantumkan tersebut harus benar-benar anda miliki. Jangan mencantumkan kemampuan yang tidak anda miliki.

Pengalaman kerja

  • Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya, lengkap dengan pangkat, jabatannya, jenis pekerjaan, prestasi (bila ada), tanggung jawab dan wewenang pekerjaan. Serta periode kerja, yaitu bulan dan tahun mulai menempati dan mengakhiri posisi tersebut.
  • Urutannya dimulai dari pekerjaan (atau jabatan atau posisi) terakhir.

Pengalaman Organisasi (bila ada)

  • Cantumkan pengalaman organisasi yang relevan (sesuai atau berhubungan) dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. 

Referensi Kerja (bila ada)

  • Bila memungkinkan, cantumkan referensi, yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi lamaran kerja untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya).
  • Penting : Dalam hal pencantuman nama orang yang akan dijadikan referensi, anda harus sangat yakin bahwa orang tersebut benar-benar mengetahui tentang anda serta akan memberikan informasi positif mengenai diri anda. Seandainya anda ragu-ragu bahwa orang tersebut akan memberikan informasi positif tentang anda, maka anda tidak perlu mencantumkan referensi kerja tersebut.

Pengalaman lain yang menunjang (bila ada)

  • Cantumkan pengalaman lain yang menunjang "promosi anda". Dan sebaiknya yang relevan dengan jenis pekerjaan yang anda lamar tersebut. Jika anda melamar untuk posisi pemrogram komputer, maka pengalaman anda sebagai Ketua RW atau juara bulutangkis, tentunya tidak relevan. 
Dokumen pendukung

  • Lampirkan dokumen atau bukti-bukti tentang hal-hal yang dituliskan dalam CV (resume), seperti ijazah, transkrip nilai, sertifikat atau penghargaan, dsb (dokumen pendukung tersebut dalam bentuk photocopy).
  • Agar dokumen pendukung yang dilampirkan tidak terlalu banyak, sebaiknya anda menyeleksi/menyortir dokumen mana yang paling penting dan relevan untuk dilampirkan.
  • Penting : Bila transkrip nilai anda tidak bagus, maka anda tidak perlu melampirkannya. Karena CV atau resume tersebut merupakan promosi diri anda. Namun, seandainya perusahaan penerima kerja meminta/mensyaratkan untuk melampirkan transkrip nilai, barulah anda "terpaksa" melampirkannya.
  • Sebaliknya jika transkrip nilainya bagus, anda justru harus melampirkannya.

Kertas, Huruf, Foto, Dokumen Pendukung

  • Gunakan kertas putih polos
  • CV hendaknya polos tidak menggunakan background image (dasar bergambar). Sebaiknya jangan menggunakan form CV yang dijual di toko-toko.
  • Diketik dengan huruf standar surat resmi
  • CV jangan ditulis tangan, namun diketik. Gunakan huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam), contohnya font jenis Arial atau Times New Roman.

Foto terbaru

  • Lampirkan pas foto terbaru ukuran 3x4 atau 4x6. Sebaiknya gunakan pas foto berwarna, dan berpakaian resmi (misalkan jas lengkap dengan dasi).



Beberapa Saran Penting

  • Jujur, Jangan Berbohong
  • Ingat, jangan sekali-kali menuliskan pada CV anda suatu pengalaman yang anda sendiri tidak mengalaminya. Memang seseorang terkadang merasa gengsi dengan pengalaman yang dia miliki, karena merasa kalah pengalaman. Percayalah pada diri anda sendiri bahwa anda mempunyai kelebihan yang orang lain tidak punya.

Jumlah Halaman

  • Pada umumnya CV hanya terdiri dari 1 (satu) atau 2 (dua) halaman. Namun jika memang riwayat pekerjaan/karir anda sangat banyak, juga pendidikan/kursus/pelatihan anda sangat banyak. Dan anda menganggap bahwa itu penting untuk ditampilkan, maka anda boleh menambahkannya menjadi 3 (tiga) halaman CV sebagai lampiran Surat Lamaran Kerja, tidak masalah.
  • Tetapi khusus untuk Surat Lamaran Kerja, tetap upayakan 1 (satu) halaman.
Eksplisit (Gamblang, Jelas)

  • Jangan membuat orang yang membaca CV atau resume anda mengintepretasikan atau mengartikan hal yang berbeda.
  • Contoh sederhana : Di CV pada bagian pendidikan, anda menuliskan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila, dan tidak menambahkan nama kota lokasinya. Jangan berasumsi bahwa pembaca pasti tahu Universitas Pancasila itu ada di Jakarta. Oleh karena itu tambahkan nama kota dibelakangnya, misalkan Sarjana Akuntansi Universitas Pancasila - Jakarta.
  • Mudah Dibaca dan Mudah Dicerna
  • CV yang dibuat secara kacau-balau menggambarkan pikiran yang tidak jernih dan ketidakmampuan penulis dalam menuangkan isi hatinya. Oleh karena itu sangat penting membuat CV yang mudah dibaca, mudah dicerna, urutannya jelas, dan logis.
  • Bila perlu bagian-bagian atau kata-kata yang anda anggap sangat penting untuk ditonjolkan, dapat ditulis dengan huruf tebal (bold). Namun jangan terlalu banyak bagian yang ditebalkan, sehingga tidak terlihat lagi bagian yang sangat penting tersebut.

Tata Bahasa, Tanda Baca, dan Ejaan

  • Tidaklah dibenarkan jika dalam resume terjadi kesalahan-kesalahan menyangkut tata bahasa, tanda baca, dan ejaan. Bacalah kembali tata bahasa di buku atau Kamus Bahasa Indonesia.
  • Jika anda menulis CV dalam Bahasa Inggris, dan anda belum yakin, maka cobalah minta dicek kembali atau di-review oleh teman/kerabat yang menguasai Bahasa Inggris tersebut.
Demikianlah mengenai "Tips Menulis Daftar Riwayat Hidup" semoga dapat membantu dan menjadi referensi untuk sobat..


⬆
Top